AKU INGIN aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang ...
Calon Arang, Kisah Perempuan Korban Patriarki. Dalam karya ini, suara pengarangnya tetap seperti dahulu: mengajak bercengkerama, terkadang mengajak tersenyum, tetapi selalu mengajak berpikir. Calon Arang, the Story of a Woman Sacrificed to Patriarcy. Her distinctive writer’s voice still recognizable, she talks to her readers, sometimes making them smile, but always making them think. Keith …
Saya tergoda dan “terluka” oleh judul buku puisi ini. Judul yang non-puitik ini sepadan dengan perangai sajak-sajak Anya yang merongrong ketenangan dan ketenteraman jiwa. —Joko Pinurbo, penyair Memilukan tapi tidak cengeng. Membacanya kita seperti mengais wajah kita sendiri. —Oka Rusmini, penyair … keberanian yang mereka tawarkan menghuni pikiran saya untuk waktu yang lama. —Maesy A…
“Tulisan-tulisan indah tentang rasa. Tentang cinta. Tentang rindu. Yang membuka ruang baru di setiap individu. Egha Latoya bercerita, menyelipkan pesan bermakna untuk yang membaca. Egha Latoya berpuisi, yang selalu mencengkeram tepat di hati.” –Ariel Tatum “Egha Latoya mampu merenungkan hal-hal mendalam dengan cara sederhana. Membaca buku ini, seperti mendengar lagu-lagunya, ringan dan …
Mari kita buka apa isi kaleng Khong Guan ini: biskuit peyek keripik ampiang atau rengginang? Simsalabim. Buka! Isinya ternyata ponsel kartu ATM tiket voucer obat jimat dan kepingan-kepingan rindu yang sudah membatu.