Bahasa Indonesiaku yang gundah membawaku ke sebuah paragraf yang menguarkan bau tubuhmu. Malam merangkai kita menjadi kalimat majemuk bertingkat yang hangat di mana kau induk kalimat dan aku anak kalimat. Ketika induk kalimat bilang pulang, anak kalimat paham bahwa pulang adalah masuk ke dalam palung. Ruang penuh raung. Segala kenang tertidur di dalam kening. Ketika akhirnya matamu mati, kita s…
Joko Pinurbo yang juga menulis Selamat Menunaikan Ibadah Puisi ini, selalu berhasil mengangkat tema sehari-hari seperti cinta, keluarga, masa lalu, bahkan kritik terhadap pemerintah dengan lugas.
Mari kita buka apa isi kaleng Khong Guan ini: biskuit peyek keripik ampiang atau rengginang? Simsalabim. Buka! Isinya ternyata ponsel kartu ATM tiket voucer obat jimat dan kepingan-kepingan rindu yang sudah membatu.
Dari kamar mandi yang jauh dan sunyi saya ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puisi. * Sabda sudah menjadi saya. Saya akan dipecah-pecah menjadi ribuan kata dan suara. * Tubuhku kenangan yang sedang menyembuhkan lukanya sendiri. * Menggigil adalah menghafal rute menuju ibu kota tubuhmu. * Lupa: mata waktu yang tidur sementara. * Tuhan yang merdu, terimalah kicau burung dalam kepalaku. * Kita adal…