“Berbuatlah sedikit dosa, Jamal,” kata Sato Reang kepada satu kawan sekelasnya. Jamal anak yang saleh, selalu sembahyang lima kali sehari, juga rajin mengaji. “Pahalamu sudah banyak. Bertumpuk-tumpuk. Tak akan habis dikurangi timbangan dosamu.” Ini kisah Sato Reang. Kadang ia demikian intim dengan dirinya, sehingga ini merupakan cerita tentang aku, tapi kali lain ia tercerabut, dan ini …
Novel karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie ini mengisahkan perjalanan surealis seorang pria bernama Mi dan tiga anak kecil menuju Kota Suasana menggunakan kereta gantung. Di balik narasinya yang unik dan penuh imajinasi, cerita ini menyimpan kritik tajam serta realitas kelam mengenai eksploitasi dan penderitaan anak-anak yang tersembunyi dalam masyarakat.
Buku ini menceritakan kisah Eliana, anak tertua yang tangguh dan pemberani, dalam menjaga keutuhan keluarga dan memperjuangkan kelestarian lingkungan di kampungnya. Bersama teman-temannya, ia berhadapan dengan konflik melawan penambang liar yang mengancam tanah kelahiran mereka di tengah keindahan alam pedalaman.
Buku ini terdiri atas dua bagian. Bagian pertama mengambil sudut pandang seorang mahasiswa aktivis bernama Laut, menceritakan bagaimana Laut dan kawan-kawannya menyusun rencana, berpindah-pindah dalam pelarian, hingga tertangkap oleh pasukan rahasia. Sedangkan bagian kedua dikisahkan oleh Asmara, adik Laut. Bagian kedua mewakili perasaan keluarga korban penghilangan paksa, bagaimana pencarian m…
Cerita dimulai ketika Sophie Amundsen, seorang gadis remaja berusia 14 tahun di Norwegia, menerima sebuah surat misterius di kotak posnya yang berisi pertanyaan singkat: "Siapa kamu?" dan "Dari mana datangnya dunia?" Surat-surat ini kemudian berlanjut menjadi sebuah kursus filsafat korespondensi dari seorang guru misterius bernama Alberto Knox. Di saat yang sama, Sophie mulai menerima kartu …
Novel ini adalah sebuah novel fiksi yang sangat populer di kalangan pembaca muda, terutama mereka yang menyukai genre romansa melankolis.
Novel Hujan merupakan novel yang mengisahkan kisah cinta serta perjuangan hidup Lail. Saat usianya baru menginjak 13 tahun, Lail menjadi seorang yatim piatu akibat ayah dan ibu Lail yang terkena letusan Gunung Api Purba dan gempa yang membuat kota tempat mereka tinggal hancur.
Buku ini diterbitkan ulang oleh Penerbit Sabakgrip, 2025. Inilah kisah tentang seorang anak yang dibesarkan dengan dongeng-dongeng kesederhanaan hidup. Kesederhanaan yang justru membuat ia membenci ayahnya sendiri.