Aku Percy Jackson. Aku sudah dikeluarkan dari sekolah berkali-kali, sebagian karena aku penyandang disleksia dan GPPH (Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktif), sebagian lagi karena masalah sepertinya suka sekali mengejarku ke mana pun aku pergi. Yang lebih buruk lagi, aku ternyata demigod. Kalau menurutmu memiliki orangtua dewata itu menyenangkan, kau salah. Sebagai demigod, kami harus men…
Terkadang, aku bisa sangat membenci ayahku (baca: Poseidon). Pada usia 17, dalam kesibukanku mendaftar kuliah di Universitas Roma Baru, aku diberi tahu bahwa aku membutuhkan 3 surat rekomendasi dari 3 dewa berbeda. Untuk alasan menyebalkan: eksistensiku di dunia ini menyalahi aturan. Aku tidak layak masuk Roma Baru hanya karena ayahku melanggar perjanjian: dewa Tiga Besar tidak boleh punya anak…
Masuk sekolah baru, bertemu gadis manusia yang bisa melihat menembus Kabut, dan lagi-lagi dituduh membakar gedung sekolah. Awal petualangan yang menjanjikan, bukan? Misi teranyar: menjelajahi Labirin ciptaan Daedalus, pencipta terhebat dalam sejarah. Variasi teror: terancam gila, tersesat selamanya, bertemu monster dan kemungkinan besar—lagi-lagi—berakhir tewas, dan salah langkah akan menga…
Typhon, monster yang paling kuat dan ditakuti para dewa, bebas. Dan, dengan penuh semangat ingin membinasakan Olympus. Bahkan meski semua dewa menyatukan kekuatan pun, mereka masih tidak bisa membunuhnya, hanya sekadar … memperlambat. Jadi, apa yang mereka harapkan? Kami, para demigod fana, membantu? Mungkin saja. Sebagai camilan si monster, kalau-kalau dia lapar. Maaf, aku stres. Biasalah, r…
Aku tidak menyukai para Pemburu Artemis. Mereka angkuh, galak, dan benci lelaki. Lebih tidak suka lagi karena mereka berhasil merekrut Bianca di Angelo, blasteran baru. Dia sangat egois karena tega meninggalkan adiknya, Nico, sendirian. Ya, ya, tahu apa aku tentang isi hati para gadis? Tapi, alasan utama aku kesal adalah karena Annabeth sepertinya tertarik untuk ber—ah, membahasnya pun aku ma…