Buku ini mengisahkan tentang perempuan-perempuan yang memiliki semangat juang tinggi dan tidak pernah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. Mereka menjadi "suar" yang tak pernah padam, memberikan inspirasi dan motivasi bagi orang lain. Indeks : halaman 155-159. Bibliografi : halaman 161-162.
Buku ini mengajak pembaca untuk merenungkan kembali makna dan identitas keindonesiaan, serta isu-isu terkait pemerintahan lokal. Index : halaman 255-261. Bibliografi : halaman 262-265.
Novel ini bercerita tentang Sekala, seorang remaja yang mendapat kemampuan melihat makhluk tak kasat mata di hari ulang tahunnya yang ke-17. Kemunculan hantu tanpa kepala yang mirip dengan temannya, Raphael, yang hilang, membuat hidupnya semakin rumit.
Buku ini bercerita tentang Renata tidak pernah menyangka akan bertemu kembali dengan Ronald, cinta pertama sekaligus mantan kekasihnya, setelah tujuh tahun berpisah.
Novel ini menceritakan tentang pertemuan tak sengaja di pesawat antara Ale dan Anya yang kemudian berlanjut ke pernikahan. Namun, pernikahan mereka diuji setelah kehilangan bayi mereka.
Indeks: halaman 402-411
Indeks: halaman 366-369
Indeks: halaman 216-222
Bibliografi: halaman 175-179. Indeks: halaman 181-184
Bibliografi: halaman 169-176. Indeks: halaman 177-182.
Bibliografi: halaman 197-201. Indeks: halaman 202-207
Bibliograpfi: halaman 171-175. Indeks: halaman 176-179
Novel ini menceritakan sisi gelap dari bangsa Indonesia. Penulis memperlihatkan gambaran-gambaran oknum dalam pembangunan proyek jembatan. Memotong biaya anggaran demi masuk saku pribadinya (kepentingan pribadi).